Kamis, 25 Desember 2008

Bodohnya diriku


Sofia said:
Bapak dan ibuku sayang...

kenapa bapak memukul aku? aku salah apa...

Aku nangis karena tidurku terganggu, tapi aku belum bisa bilang ke bapak kenapa aku nangis, aku juga belum bisa cepat berhenti menangis. Aku masih mengantuk pak, jangan pukul lagi... sakiit.

Cukup sekali saja, jangan dua kali sakiiit. Aku nggak tahu kalau bapak juga perlu istirahat, perlu tidur. Aku juga nggak tahu kalau ibu pun perlu istirahat, aku cuma ingin nangis kalau tidurku terganggu.

Bapak ku sayang, bapak sayang aku kan? ibu juga sayang aku kan? seandainya aku bisa minta maaf aku akan minta maaf telah ganggu tidur kalian. Tapi aku belum diajari minta maaf, ajari aku meminta maaf.

Bapak harus sabar ya, menghadapi aku yang terkadang rewel, karena aku cuma ingin bermain dan belajar....

Bapak dan ibuku sayang, aku sayang kalian...

Bapak said:
Anakku sayang,
tidak ada alasan kenapa bapak memukulmu,
yang ada hanya kebodohan yang sangat-sangat-sangat-sangat bodoh...

Anakku sayang,
bapak mencintaimu,
sebuah cara menunjukkan cinta yang salah,

Anakku sayang,
suatu saat akan bapak ceritakan kepadamu
cerita tentang pagar kayu dan paku
cerita tentang sebuah karung berisikan batu

Untuk saat ini ijinkan bapak untuk memohon maaf yang sedalam-dalamnya
permintaan maaf dengan janji, untuk tidak mengulangi lagi.

selamat belajar dan bermain ya sayang....



2 komentar:

d3vy mengatakan...

*peluk2 sofia*

Fairhajj mengatakan...

makasih ya dev,,..