Kamis, 04 Desember 2008

Kedurhakaan yang kusesali

Cuma beberapa hari menjelang hari iedul fitri, terjadilah yang seharusnya tidak terjadi. All hell break loose.

Macam kesetanan dengan nada tinggi kubela istriku yang sebenarnya tidak perlu terjadi seperti itu, yang sebenarnya tidak perlu sampai bernada tinggi seperti itu. Semua karena kesalah pahaman yang tidak masuk akal, karena emosi jiwa yang tidak bisa ditahan yang tidak bisa dipendam. Semua salahku yang berpikiran tidak rasional.

Saat ini aku sudah tidak ingat lagi apa sebenarnya penyebab hal itu terjadi, semua sudah terjadi dan percuma untuk disesali. Sampai dengan saat ini sudah tidak bisa sama lagi seperti dulu, semua serba harus ditahan, omongan, dan candaan.

Semua karena salahku, ya Allah ampunilah semua salahku hari itu.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

hhmm...apapun itu, semoga segalanya sudah beres sekarang. dan pelajaran dari kehidupan telah dipetik, membuat kita semakin matang dan dewasa.....(huuu, sok wise nih)

Fairhajj mengatakan...

matang..? mungkin tambun alias gendut iya... hehehehe. Amiiin bue, semoga bisa lebih sabar lagi.